Mendaki Gunung Kencana

Mendaki Gunung Kencana

Gunung Kencana lebih tepatnya terletak di Desa Rawa Gede, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Ketinggian Gunung Kencana adalah 1.803 meter di atas permukaan laut. Untuk sampai ke puncak Gunung Kencana, Anda bisa masuk melalui kawasan wisata Telaga Warna, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat langsung menuju ke Kampung LC (Reserve Land), yang merupakan perhentian terakhir kendaraan sebelum memasuki jalur pendakian Gunung Kencana. Tetapi sebelum itu, Anda harus menemukan jalur standar, yaitu Kampung Cikoneng, tepatnya SD Cikoneng, yang berada di persimpangan jalan sebelum memasuki LC Village.

Puncak Gunung Kencana berjarak sekitar 45 menit dari pos pendaftaran. Hanya ada dua kutub untuk mencapai puncak, namun medan pendakiannya cukup ekstrem dan melelahkan. Perjalanan dimulai dari base camp Gunung Kencana menaiki tangga dari bilah kayu dengan nama “Tanjakan Sambalado”, dengan jarak kemiringan 350 jarak sebenarnya dan kemiringan 25o hingga 45o. Di ujung Sambalado ada pos 1 dengan luas 2 × 2 meter. Setelah melewati jalan Sambalado, perjalanan dilanjutkan menuju puncak. Kali ini jalannya lebih mulus dan tidak terlalu berat. Perjalanan ke puncak berlangsung sekitar 20 menit dengan panjang 440 meter (jarak sebenarnya). Puncaknya berada di ketinggian 1903 mdpl.

KTT Gunung Kencana mencakup area 2 bidang bola voli. Ini cukup luas untuk menampung banyak tenda. Pemandangan yang disajikan setelah mencapai puncak sangat menawan. Jika cuaca cerah, Gunung Pangrango, Gunung Gede, dan Gunung Salak terlihat bergegas menyambut Anda. Tambahkan ke ini hamparan luas perkebunan teh di daerah Puncak.

Selain bisa menikmati pemandangan indah dari ketinggian, Anda juga bisa berkemah dengan hanya membayar biaya Rp 10.000, – per malam. Tingginya hanya 1.802 meter di atas permukaan laut, memungkinkan Anda untuk melihat lampu-lampu kota yang berkedip-kedip. Jika Anda memiringkan kepala, ganti bintang terang yang akan memberi Anda keindahan.

Meski begitu, masih ada dua puncak yang jarang disentuh oleh kebanyakan orang, yaitu Puncak Luhur dan Puncak Hutan. Di Pico de la Selva kita dapat menemukan spesies tanaman Nepenthes yang masih hidup di sana. Tetapi untuk sampai ke sana cukup sulit karena jalan harus naik turun bukit dan masih banyak orang yang siap menghisap darah kapan saja selama musim hujan.

Terkadang banyak SISPALA juga memberikan pendidikan dan pelatihan di daerah tersebut karena lokasinya masih dekat dengan pepohonan dan masih banyak tanaman yang masih bisa dikonsumsi di hutan-hutan di kawasan Gunung Kencana.

Meski begitu, surga kecil di Gunung Kencana, Luhur dan juga Hutan masih belum dikenal dan dikunjungi oleh banyak orang. Tetapi dapat direkomendasikan untuk kegiatan pendakian karena ketinggian puncak, perjalanan singkat ke puncak Kencana dan bagian bawah Gunung Gede Pangrango sebagai tempat utama di tempat itu.

Bagi Anda warga Jabodetabek yang ingin mendaki gunung tetapi hanya memiliki 1 hari libur, Gunung Kencana di Bogor bisa menjadi alternatif. Gunung di daerah puncak juga bisa menjadi pilihan tepat bagi mereka yang baru memulai sebagai acara presentasi sebelum mengunjungi pegunungan lain yang lebih tinggi. Karena gunung ini dapat dicapai dalam 30 menit – 1 jam dengan mobil. Ini cukup pendek, tetapi jangan meremehkannya, karena Gunung Kencana memiliki jalur yang cukup menantang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *